Kamis, 10 Januari 2019

PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI BIDANG KEDOKTERAN


Kemajuan teknologi Era Globalisasi berkembang pesat. Salah satunya adalah teknologi informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang kehidupan manusia. Defenisi Teknologi Informasi  adalah Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media (seperti internet), termasuk katakata, bilangan dan gambar. Salah satu kemajuan teknologi informasi merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini sangat berkembang dengan begitu pesat, sehingga banyak temuantemuan yang didapatkan dengan bantuan Teknologi Informasi baik dalam bidang pengorganisasian rumah sakit, pengobatan, maupun penelitian pengembangan dari ilmu kesehatan itu sendiri. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia Dalam bidang kesehatan sendiri kemajuan Teknologi Informasi sudah sangat menunjang pelayanan, apalagi di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan yang begitu cepat (kurang lebih 750.000 artikel terbaru di jurnal kedokteran dipublikasikan tiap tahun), dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan berbagai tool untuk mengudapte perkembangan terbaru, tidak hany itu teknologi informasi juga memiliki kemampuan dalam memfilter data dan mengolah menjadi informasi. Beberapa penelitian terkait dengan perkembangan teknologi seperti penelitian yang dilakukan oleh Manganello, Jennifer, et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul "The relationship of health literacy with use of digital technology for health information: implications for public health practice." (Journal of public health management and practice) menyebutkan pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi penggunaan teknologi digital, penerapan intervensi kesehatan dalam pengembangan teknlogi digital sangat efektif dalam melayani masyarakat. Hal yang serupa juga yang disampaikan oleh Moller, Arlen C., et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul "Applying and advancing behavior change theories and techniques in the context of a digital health revolution: proposals for more effectively realizing untapped potential." (Journal of behavioral medicine) bahwa penerapan intervensi kesehatan berbasis teknologi digital dinilai sangat menguntungkan. Pertama, dapat memperlancar akses pelayanan, mempermudah jangkauan pelayanan terhadap masyarakat. Kedua, dapat memindahkan intervensi kesehatan ke platform digital dan menghadirkan riset dengan peluang baru untuk memajukan teori dan konsep pelayanan kesehatan. Secara teori dan konsep, juga dikatakan bahwa pelayanan publik yang prima merupakan sumber kemajuan yang sangat menentukan daya saing, ada baiknya jika sektor pelayanan harus terus-menerus ditingkatkan mutunya. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan salah satu solusi tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Setidaknya pemanfaatan hal itu akan mengatasi masalah-masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi juga akan membantu kinerja layanan publik secara terpadu sehingga akan terwujud manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel. Itu artinya, penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan akan memberikan kontribusi pada efektifitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian untuk mengaplikasikan teknologi tersebut dalam pelayanan, tentu banyak hambatan dan kendala yang dihadapi misalnya: sumberdaya manusia, finansial, kebijakan, dan faktor keamanan. Di sisi lain, ilmu kesehatan semakin hari semakin berkembang. Tenaga kesehatan perlu menerapkan ilmu kesehatannya sebagai upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Kiranya Sumber Daya kesehatan ini perlu diberdayakan dan didukung dalam hal mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Hal ini tentu bertujuan untuk melibatkan peran aktif segenap subsistem yang berada dalam naungan sektor kesehatan untuk mengupayakan perubahan sebuah sistem pelayanan kesehatan yang merata, tepat sasaran dan terjangkau di masa yang akan datang. Teknologi memang bukan satusatunya solusi untuk permasalahan di berbagai instansi pemberi jasa layanan kesehatan. Tetapi perlu diperhatikan, pentingnya keseriusan dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu membuat perubahan sistem kesehatan yang lebih baik ke depannya. Tujuan dari literature review ini untuk melihat manfaat teknologi dalam bidang kesehatan.
[Yani,Ahmad.2018. PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT.Volume 8.Nomor 1]
kemajuan teknologi Era Globalisasi berkembang pesat. Salah satunya adalah teknologi informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang kehidupan manusia. Defenisi Teknologi Informasi  adalah Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media (seperti internet), termasuk katakata, bilangan dan gambar. Salah satu kemajuan teknologi informasi merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran. Kemajuan dalam bidang kesehatan ini sangat berkembang dengan begitu pesat, sehingga banyak temuantemuan yang didapatkan dengan bantuan Teknologi Informasi baik dalam bidang pengorganisasian rumah sakit, pengobatan, maupun penelitian pengembangan dari ilmu kesehatan itu sendiri. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia Dalam bidang kesehatan sendiri kemajuan Teknologi Informasi sudah sangat menunjang pelayanan, apalagi di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan yang begitu cepat (kurang lebih 750.000 artikel terbaru di jurnal kedokteran dipublikasikan tiap tahun), dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan berbagai tool untuk mengudapte perkembangan terbaru, tidak hany itu teknologi informasi juga memiliki kemampuan dalam memfilter data dan mengolah menjadi informasi. Beberapa penelitian terkait dengan perkembangan teknologi seperti penelitian yang dilakukan oleh Manganello, Jennifer, et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul "The relationship of health literacy with use of digital technology for health information: implications for public health practice." (Journal of public health management and practice) menyebutkan pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi penggunaan teknologi digital, penerapan intervensi kesehatan dalam pengembangan teknlogi digital sangat efektif dalam melayani masyarakat. Hal yang serupa juga yang disampaikan oleh Moller, Arlen C., et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul "Applying and advancing behavior change theories and techniques in the context of a digital health revolution: proposals for more effectively realizing untapped potential." (Journal of behavioral medicine) bahwa penerapan intervensi kesehatan berbasis teknologi digital dinilai sangat menguntungkan. Pertama, dapat memperlancar akses pelayanan, mempermudah jangkauan pelayanan terhadap masyarakat. Kedua, dapat memindahkan intervensi kesehatan ke platform digital dan menghadirkan riset dengan peluang baru untuk memajukan teori dan konsep pelayanan kesehatan. Secara teori dan konsep, juga dikatakan bahwa pelayanan publik yang prima merupakan sumber kemajuan yang sangat menentukan daya saing, ada baiknya jika sektor pelayanan harus terus-menerus ditingkatkan mutunya. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan salah satu solusi tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Setidaknya pemanfaatan hal itu akan mengatasi masalah-masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi juga akan membantu kinerja layanan publik secara terpadu sehingga akan terwujud manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel. Itu artinya, penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan akan memberikan kontribusi pada efektifitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian untuk mengaplikasikan teknologi tersebut dalam pelayanan, tentu banyak hambatan dan kendala yang dihadapi misalnya: sumberdaya manusia, finansial, kebijakan, dan faktor keamanan. Di sisi lain, ilmu kesehatan semakin hari semakin berkembang. Tenaga kesehatan perlu menerapkan ilmu kesehatannya sebagai upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Kiranya Sumber Daya kesehatan ini perlu diberdayakan dan didukung dalam hal mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Hal ini tentu bertujuan untuk melibatkan peran aktif segenap subsistem yang berada dalam naungan sektor kesehatan untuk mengupayakan perubahan sebuah sistem pelayanan kesehatan yang merata, tepat sasaran dan terjangkau di masa yang akan datang. Teknologi memang bukan satusatunya solusi untuk permasalahan di berbagai instansi pemberi jasa layanan kesehatan. Tetapi perlu diperhatikan, pentingnya keseriusan dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu membuat perubahan sistem kesehatan yang lebih baik ke depannya. Tujuan dari literature review ini untuk melihat manfaat teknologi dalam bidang kesehatan.
[Yani,Ahmad.2018. PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT.Volume 8.Nomor 1]

SGD PRIORITAS


STEP 1
1.     Lokakarya = suatu bentuk forum pertemuan untuk menerapkan manajemen penggerakan program puskesmas.
2.     SPM = ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warganya.
(Standar pelayanan minimal).
3.     Prolanis = program pengelola penyakit kronis yang diselenggarakan di puskesmas.
4.     Pelayanan kesehatan primer = pelayanan kesehatan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan biaya yang terjangkau dan mampu memelihara perkembangan pasien.
5.     GERMAS PIS-PK = program indonesia sehat melalui pendekatan keluarga dalam mendukung gerakan masyarakat hidup sehat. (Gerakan Masyarakat hidup sehat Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga ).
6.     Gizi buruk = kondisi dimana tubuh kekurangan nutrisi berdasarkan status gizi yang dibawah standar gizi rata-rata, seperti tinggi badan/berat badan dari pemeriksaan antropometri.
7.     Puskesmas = fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan msyarakat dengan upaya promotif dan preventif .
(pusat kesehatan masyarakat)

STEP 2
1.     Bagaimana sikap dan perilaku yang harus dimiliki suatu pelayanan kesehatan ?
2.     Apakah tujuan dan fungsi pelayanan kesehatan primer ?
3.     Apakah tujuan dan tugas umum dari puskesmas ?
4.     Apa yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan primer ?
5.     Apa saja program pengembangan puskesmas ?
6.     Mengapa dalam program gerakan kesehatan masyarakat pada program indonesia sehat menggunakan pendekatan keluarga ?
7.     Apa penanda status kesehatan dalam keluarga ?
8.     Apa saja jenis- jenis pelayanan kesehatan ?
9.     Mengapa masih banyak balita yang mengalami gizi buruk dan bagaimana penanganannya ?
10.Apa tujuan program germas pis pk ?
11.Apa isi dari permenkes no. 75 thn 2014 ?
12.Bagaimana program germas pis-pk dijalankan ?
13.Apa saja prinsip penyelenggaraan puskesmas ?
14.Apa keunggulan dari germas pis-pk dalam mengatasi masalah kesehatan diindonesia ?
15.Perbedaan dari UKP dan UKM ?
16.Apa jenis-jenis dari SPM ?
17.Apa perbedaan puskesmas dengan klinik kesehatan ?
18.Apa yang dimaksud dengan puskesmas ?
19.Apa yang dapat dibahas dalam lokakarya mini puskesmas ?
20.Apa saja penyakit yang termasuk dalam 10 besar ?
21.Apa wilayah kerja dan CAKUPAN PUSKESMAS ?
22.Lintas sektor dan Program pokok puskesmas ?


STEP 3
Pelayanan kesehatan primer
1.     Apa yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan primer ?
·      Pelayanan yang bersifat dasar dan dilakukan bersama masyarakat digerakkan oleh dokter umum dan tenaga medis / tenaga paramedis
·      Fasilitas kesehatan dasar yang dikunjungi pasien pertama kali sebelum merujuk ke fasilitas sekunder/tersier
Contoh : klinik , puskesmas, praktek dokter umum/swasta
2.     Apakah tujuan dan fungsi pelayanan kesehatan primer ?
Fungsi :
·      Untuk pemeliharaan kesehatan
·      Untuk mencegah penyakit
·      Untuk diagnosis dan pengobatan
·      Untuk pelayanan tindak lanjut
Tujuan :
Ø Meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat disekitar tempat kerja dan lingkungannya.
Tujuan umum : mencoba menentukan kebutuhan masyarakat yang diselenggarakan sehingga meningkatkan kepuasan masyarakat .

Tujuan khusus : pelayanan harus mencapai keseluruhan penduduk ,Harus bisa diterima oleh penduduk, Harus berdasarkan kebutuhan medis dari populasi yg dilayani, Pelayanan harus maksimum .
3.     Bagaimana sikap dan perilaku yang harus dimiliki suatu pelayanan kesehatan ?
·      Menerima
·      Merespon
·      Menghargai
·      Bertanggung jawab
4.     Apa saja jenis- jenis pelayanan kesehatan ?
·      Pelayanan kesehatan perseorangan : kegiatan pendekatan promotif, preventif,kuratif, rehabilitatif.
·      Pelayanan kesehatan masyarakat : berupa klinik, puskesmas, rumah sakit
Ø Primer
Ø Sekunder.
Ø Tersier . contoh : rumah sakit pusat
5.     Apa penanda status kesehatan dalam keluarga ?
·      Mengikuti KB
·      Melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
·      Bayi mendapat imunisasi
·      Bayi mendapat ASI
·      Anggota keluarga tidak ada yang merokok
6.     Mengapa masih banyak balita yang mengalami gizi buruk dan bagaimana penanganannya ?
Karena kurang partisipasi dari masyarakat
Kurangnya penanggulangan
 Cara : memantau status gizi pada balita, pemberian kapsul vitamin A, pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan.
·      2 penyebab : langsung ( kurangnya jumlah dan fasilitas makanan , bayi menderita infeksi )
Tidak langsung ( ketersediaan makanan rumah tangga kurang , kemiskinan, pola asuh kurang memadai, pendidikan ibu yang rendah akan gizi )
·      Kurangnya SDM  dari ibu
7.     Apa jenis-jenis dari SPM ?
Ada 12 jenis :
1.     Pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai standar pelayanan antenatal(sebelum dan sesaat kelahiran)
2.     Pelayanan kesehatan ibu bersalin
3.     Pelayanan kesehatan balita
4.     Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar
5.     Pelayanan kesehatan usia produktif
6.     Pelayanan kesehatan usia lanjut
7.     Pelayanan kesehatan penderita hipertensi
8.     Pelayanan kesehatan diabetes mellitus
9.     Pelayanan kesehatan gangguan kesehatan jiwa berat
10.Pelayanan kesehatan TB
11.Pelayanan kesehatan orang berisiko tertular HIV
12.Pelayanan kesehatan bayi baru lahir
8.     Apa saja penyakit yang termasuk dalam 10 besar ?
·      Stroke
·      Kecelakaan lalin
·      Jantung iskemik
·      Kanker
·      DM



Puskesmas
9.     Apa yang dimaksud dengan puskesmas ?
·      Pusat kesehatan masyarakat yang unsur pelaksana operasional pelayanan kesehatan.
10.Apakah tujuan dan tugas umum dari puskesmas ?
Tugas umum :
Melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan, kesehatan di wilayah kerjanya dalam rangka mendukung terwujudnya kesehatan kecamatan yang sehat.

Tujuan :
1.     Mendukung tercapainya kesehatan agar terwujud kesehatan yang lebih tinggi bagi setiap orang / masyarakat
2.     Meningkatkan kemauan dan kemampuan kesehatan masyarakat

11.Apa saja program pengembangan puskesmas ?
·      Upaya kesehatan sekolah  . contoh :UKS
·      Upaya keperawatan kesehatan masyarakat
·      Upaya kesehatan gigi dan mulut
·      Upaya kesehatan lanjut usia
·      Upaya kesehatan olahraga
·      Upaya peningkatan kesehatan kerja
·      Upaya pembinaan pengobatan tradisional
·      Upaya kesehatan jiwa
12.Apa saja prinsip penyelenggaraan puskesmas ?
·      Paradigma sehat
·      Pertanggung jawaban wilayah
·      Pemerataan
·      Teknologi tepat guna
·      Keterpaduan dan ketersinambungan
13.Perbedaan dari UKP dan UKM ?
UKP :
1.     Bersifat pribadi
2.     Tujuannya untuk menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perporangan tanpa mengabaikan pemeliharaaan kesehatan dan pencegahan penyakit. Contoh: rawat jalan, rawat inap
UKM :
1.     Bersifat publlik
2.     Tujuannya memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpa mengabaikan pemulihan penyakit dan kesehatan. Contoh : promkes, P2M, penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga, Kb, kesehatan jiwa.
14.Program pokok puskesmas ?

15.Apa isi dari permenkes no. 75 thn 2014 ?
Tentang puskesmas : fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan perseorangan tingkat pertama dengan lebih mengutamakan preventif dan promotif untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

16.Apa yang dapat dibahas dalam lokakarya mini puskesmas ?

17.Apa perbedaan puskesmas dengan klinik kesehatan ?

Puskesmas : dokter umum, perawat, bidan.
 melayani dengan bersifat menyeluruh, tepat guna, dapat diterima masyarakat, dengan biaya yang dipukul dari pemerintah.
1.     Rawat inap
2.     Rawat jalan

Klinik : dokter, perawat, farmasi
Fasilitas medis yang melayani keluhan tertentu, hanya menerima rawat jalan



GERMAS PIS-PK
18.Apa tujuan program germas pis-pk ?
·      Meningkatkan akses keluarga pada pelayanan yang bermutu dan komprehensif
·      Mendukung pencapaian SPM kabupaten/kota dan provinsi
·      Mendukung pelaksanaan program JKN . seperti BPJS
·      Mendukung tercapainya program indonesia sehat
19.Mengapa dalam program gerakan kesehatan masyarakat pada program indonesia sehat menggunakan pendekatan keluarga ?
20.Bagaimana program germas pis-pk dijalankan ?
21.Apa keunggulan dari germas pis-pk dalam mengatasi masalah kesehatan diindonesia ?

http://unissula.ac.id

Rabu, 26 Desember 2018

How socioeconomics and culture influences health?


LBM 3 MODUL BIOPSIKOKULTURAL
STEP 1
1. CULTURE
 = some activity or habit in social life
= patterns of ideas custom and behaviour shared by a particular people or society
2. CALORIES
= units of energy
= satuan panas yang menunjukkan energy potensial yang ada dalam makanan
3. EMPHASIS
= emphasis//pressure
4. OBESITY
= obesity//overweight
= medic condition that the person have overweight or fat
=person carries excess weight or body fat that might effect their health
STEP 2
1.       What are the relation between culture and public health?
2.       How to do healthy life style?
3.       What are the factor of obesity?
4.       How can culture influence social health?
5.       How to solving about social health problem?
6.       How to prevent obesity?
7.       What are the social economy factors that influence the public health problem?
8.       What is the example of high energy dense food?
9.       Why policy changes in Japan affected more than other country such as Indonesia?
10.   What do you think about increasing of car’s prices effectively to apply in other country such as Indonesia?
11.   What are The categories of obesity?
12.   What is the characteristic of culture
13.   What is the element of culture
14.   What are the intrinsic and ekstrinsik factor that kan influence helath?
15.   What can food influenced health?
16.   What can habit influenced health?
17.   What are the biological and culture factors associated with the health problem? Give the ex
18.   What are the implication of culture of the prevention of the other health problem

Step 3
1.       What is the characteristic of culture
·       Karakter yang turun temurun (hereditade from past generation)
·       Memiliki kebudayaan atau kebiasaan
·       Is means of taste and creation of society
·       Has trade mark on their own
·       Carry out by certain of groups
·       Behaviour and norm in human sociality
·       System that implemented by community for a long time

2.       What is the element of culture
·       Spirit / religion
·       Language
·       Norm
·       Human society
·       Had specific trade mark
·       Behaviour

3.       What are the relation between culture and public health
·       On habits , in a wide community if our surrounding (on example) are smokers, that fact can effect us to do the same way as our neighbourhood.
·       Food , if we live in Indonesia, we didn’t ate the same food as the European does. That effected our metabolism
·       Religion, while the moslems eat, they’re always sit.
4.       How can culture influence social health?
·       Personal behaviour and lifestyle
·       Environment
·       Tradition and culture

5.       How to solving about social health problem?
·       Eat healthy food
·       Do exercise
·       Rest well
·       Have a clean environtment
·       Quit smoking
·       Organized our diet pattern
·       Give some knowledge obut healthy style
·       Enhancement nutrition
·       In addition to health facilities
·       Addition to number of medical personal
6.       The characteristic of healthy food
·       Not in much or less portion
·       Include carbohydrate, calories, protein, mineral
·       Every part has its own portion to make it healthy
·       Higienis
·       Dimasak dengan matang
7.       How to prevent obesity?
·       Kelola sress
·       Kelola makan
·       Don’t eat junk food
·       Avoid alcohol
·       Don’t lazy to move
·       Do cardio sport
·       Don’t smoke
·       fasting
·       consume less sugar
8.       What are The categories of obesity?
·       Imt > 30
How to calculate our weight
[Berat badan]/[tinggi badan2] (m)
·       When the body fat has accumulate and has potential pont to the negative health effect
9.       What are the intrinsic and ekstrinsik factor that kan influence helath?
·       Intrinsic
-Hormone
·       -metabolism
·       Ekstrinsik
-Diet pattern
-Social economy
-Daily activities
-Education level
-Age
-Job
10.   How food influenced health?
·       If we eat the proper and enough food for ourself, our body can absorb and perform well.
11.   What can habit influenced health?
·       Clean habit helps us to prevent the the bactery and disease around us.
12.   What are the biological and culture factors associated with the health problem? Give the example
1.       A person’s experience and definition of health and illness
2.       Access to healthcare
3.       Response to disease, pain, disability
4.       Experience of pain and healing
5.       Treatment expectations and options
6.       Health outcomes

13.   What is the example of high energy dense food?
·       Nut
·       Rice
·       Soy
·       Meat (light red)
·       Corn
·       Potato

14.   Why policy changes in Japan affected more than other country such as Indonesia?
15.   What do you think about increasing of car’s prices effectively to apply in other country such as Indonesia?

http://unissula.ac.id

PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI BIDANG KEDOKTERAN

Kemajuan teknologi Era Globalisasi berkembang pesat. Salah satu nya adalah teknologi informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang...