Kemajuan
teknologi Era Globalisasi berkembang pesat. Salah satunya adalah teknologi
informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang kehidupan manusia.
Defenisi Teknologi Informasi adalah
Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan, menganalisa, dan
mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media (seperti internet),
termasuk katakata, bilangan dan gambar. Salah satu kemajuan teknologi informasi
merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran. Kemajuan dalam bidang
kesehatan ini sangat berkembang dengan begitu pesat, sehingga banyak
temuantemuan yang didapatkan dengan bantuan Teknologi Informasi baik dalam
bidang pengorganisasian rumah sakit, pengobatan, maupun penelitian pengembangan
dari ilmu kesehatan itu sendiri. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi
informasi tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh
janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia
Dalam bidang kesehatan sendiri kemajuan Teknologi Informasi sudah sangat
menunjang pelayanan, apalagi di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan
yang begitu cepat (kurang lebih 750.000 artikel terbaru di jurnal kedokteran
dipublikasikan tiap tahun), dokter akan cepat tertinggal jika tidak
memanfaatkan berbagai tool untuk mengudapte perkembangan terbaru, tidak hany
itu teknologi informasi juga memiliki kemampuan dalam memfilter data dan
mengolah menjadi informasi. Beberapa penelitian terkait dengan perkembangan
teknologi seperti penelitian yang dilakukan oleh Manganello, Jennifer, et al.
(2017) dalam artikelnya yang berjudul "The relationship of health literacy
with use of digital technology for health information: implications for public
health practice." (Journal of public health management and practice)
menyebutkan pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi penggunaan
teknologi digital, penerapan intervensi kesehatan dalam pengembangan teknlogi
digital sangat efektif dalam melayani masyarakat. Hal yang serupa juga yang
disampaikan oleh Moller, Arlen C., et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul
"Applying and advancing behavior change theories and techniques in the
context of a digital health revolution: proposals for more effectively realizing
untapped potential." (Journal of behavioral medicine) bahwa penerapan
intervensi kesehatan berbasis teknologi digital dinilai sangat menguntungkan.
Pertama, dapat memperlancar akses pelayanan, mempermudah jangkauan pelayanan
terhadap masyarakat. Kedua, dapat memindahkan intervensi kesehatan ke platform
digital dan menghadirkan riset dengan peluang baru untuk memajukan teori dan
konsep pelayanan kesehatan. Secara teori dan konsep, juga dikatakan bahwa
pelayanan publik yang prima merupakan sumber kemajuan yang sangat menentukan
daya saing, ada baiknya jika sektor pelayanan harus terus-menerus ditingkatkan
mutunya. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan salah satu solusi
tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Setidaknya pemanfaatan hal itu akan
mengatasi masalah-masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis. Peningkatan
kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi
juga akan membantu kinerja layanan publik secara terpadu sehingga akan terwujud
manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel. Itu artinya,
penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan akan memberikan
kontribusi pada efektifitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian untuk
mengaplikasikan teknologi tersebut dalam pelayanan, tentu banyak hambatan dan
kendala yang dihadapi misalnya: sumberdaya manusia, finansial, kebijakan, dan
faktor keamanan. Di sisi lain, ilmu kesehatan semakin hari semakin berkembang.
Tenaga kesehatan perlu menerapkan ilmu kesehatannya sebagai upaya peningkatan status
kesehatan masyarakat. Kiranya Sumber Daya kesehatan ini perlu diberdayakan dan
didukung dalam hal mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Hal
ini tentu bertujuan untuk melibatkan peran aktif segenap subsistem yang berada
dalam naungan sektor kesehatan untuk mengupayakan perubahan sebuah sistem
pelayanan kesehatan yang merata, tepat sasaran dan terjangkau di masa yang akan
datang. Teknologi memang bukan satusatunya solusi untuk permasalahan di
berbagai instansi pemberi jasa layanan kesehatan. Tetapi perlu diperhatikan,
pentingnya keseriusan dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah
diharapkan mampu membuat perubahan sistem kesehatan yang lebih baik ke
depannya. Tujuan dari literature review ini untuk melihat manfaat teknologi
dalam bidang kesehatan.
[Yani,Ahmad.2018. PEMANFAATAN
TEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT.Volume 8.Nomor 1]
kemajuan
teknologi Era Globalisasi berkembang pesat. Salah satunya adalah teknologi
informasi (TI) yang telah merambah keberbagai bidang kehidupan manusia.
Defenisi Teknologi Informasi adalah
Studi atau penggunaan peralatan elektronika, untuk menyimpan, menganalisa, dan
mendistribusikan informasi apa saja melalui berbagai media (seperti internet),
termasuk katakata, bilangan dan gambar. Salah satu kemajuan teknologi informasi
merambah pada bidang kesehatan seperti kedokteran. Kemajuan dalam bidang
kesehatan ini sangat berkembang dengan begitu pesat, sehingga banyak
temuantemuan yang didapatkan dengan bantuan Teknologi Informasi baik dalam
bidang pengorganisasian rumah sakit, pengobatan, maupun penelitian pengembangan
dari ilmu kesehatan itu sendiri. Pelayanan kesehatan berbasis teknologi
informasi tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh
janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia
Dalam bidang kesehatan sendiri kemajuan Teknologi Informasi sudah sangat
menunjang pelayanan, apalagi di dunia medis, dengan perkembangan pengetahuan
yang begitu cepat (kurang lebih 750.000 artikel terbaru di jurnal kedokteran
dipublikasikan tiap tahun), dokter akan cepat tertinggal jika tidak
memanfaatkan berbagai tool untuk mengudapte perkembangan terbaru, tidak hany
itu teknologi informasi juga memiliki kemampuan dalam memfilter data dan
mengolah menjadi informasi. Beberapa penelitian terkait dengan perkembangan
teknologi seperti penelitian yang dilakukan oleh Manganello, Jennifer, et al.
(2017) dalam artikelnya yang berjudul "The relationship of health literacy
with use of digital technology for health information: implications for public
health practice." (Journal of public health management and practice)
menyebutkan pelayanan kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi penggunaan
teknologi digital, penerapan intervensi kesehatan dalam pengembangan teknlogi
digital sangat efektif dalam melayani masyarakat. Hal yang serupa juga yang
disampaikan oleh Moller, Arlen C., et al. (2017) dalam artikelnya yang berjudul
"Applying and advancing behavior change theories and techniques in the
context of a digital health revolution: proposals for more effectively realizing
untapped potential." (Journal of behavioral medicine) bahwa penerapan
intervensi kesehatan berbasis teknologi digital dinilai sangat menguntungkan.
Pertama, dapat memperlancar akses pelayanan, mempermudah jangkauan pelayanan
terhadap masyarakat. Kedua, dapat memindahkan intervensi kesehatan ke platform
digital dan menghadirkan riset dengan peluang baru untuk memajukan teori dan
konsep pelayanan kesehatan. Secara teori dan konsep, juga dikatakan bahwa
pelayanan publik yang prima merupakan sumber kemajuan yang sangat menentukan
daya saing, ada baiknya jika sektor pelayanan harus terus-menerus ditingkatkan
mutunya. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan salah satu solusi
tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Setidaknya pemanfaatan hal itu akan
mengatasi masalah-masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis. Peningkatan
kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi
juga akan membantu kinerja layanan publik secara terpadu sehingga akan terwujud
manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel. Itu artinya,
penggunaan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan akan memberikan
kontribusi pada efektifitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian untuk
mengaplikasikan teknologi tersebut dalam pelayanan, tentu banyak hambatan dan
kendala yang dihadapi misalnya: sumberdaya manusia, finansial, kebijakan, dan
faktor keamanan. Di sisi lain, ilmu kesehatan semakin hari semakin berkembang.
Tenaga kesehatan perlu menerapkan ilmu kesehatannya sebagai upaya peningkatan status
kesehatan masyarakat. Kiranya Sumber Daya kesehatan ini perlu diberdayakan dan
didukung dalam hal mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Hal
ini tentu bertujuan untuk melibatkan peran aktif segenap subsistem yang berada
dalam naungan sektor kesehatan untuk mengupayakan perubahan sebuah sistem
pelayanan kesehatan yang merata, tepat sasaran dan terjangkau di masa yang akan
datang. Teknologi memang bukan satusatunya solusi untuk permasalahan di
berbagai instansi pemberi jasa layanan kesehatan. Tetapi perlu diperhatikan,
pentingnya keseriusan dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah
diharapkan mampu membuat perubahan sistem kesehatan yang lebih baik ke
depannya. Tujuan dari literature review ini untuk melihat manfaat teknologi
dalam bidang kesehatan.
[Yani,Ahmad.2018. PEMANFAATAN
TEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT.Volume 8.Nomor 1]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar